MEDIAMATAPENA.COM | TANGERANG, Universitas Dharma Indonesia (UNDHI) kembali memperkuat komitmennya dalam membangun budaya akademik yang relevan dengan perkembangan zaman melalui Kuliah Umum Program Pascasarjana S2 Program Studi Hukum. Kegiatan yang digelar pada Sabtu, 5 September 2026, bertempat di Aula Lantai 4 Gedung Kampus UNDHI, diikuti sekitar 60 mahasiswa baru Program Magister Hukum.

Kuliah umum tersebut mengangkat tema “Hukum Bisnis Digital: Peluang & Tantangan”, sebuah isu yang dinilai semakin strategis di tengah transformasi ekonomi dan perkembangan teknologi digital yang begitu cepat. Tema ini menjadi ruang akademik bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana hukum harus hadir memberikan kepastian, perlindungan, sekaligus mampu beradaptasi dengan berbagai model bisnis baru yang lahir dari ekosistem digital.

Kegiatan dibuka oleh Dr. Budi Ilham Maliki, S.Pd., MM., M.Pd., selaku Wakil Rektor Bidang Akademik UNDHI. Dalam pembukaannya, ia menekankan pentingnya mahasiswa Magister Hukum memiliki cara pandang yang progresif, tidak hanya memahami hukum secara normatif, tetapi juga mampu membaca perubahan teknologi, ekonomi, dan dinamika masyarakat sebagai bagian dari perkembangan hukum kontemporer.

Hadir sebagai narasumber utama, Dr. Rasman Habeahan, SH., MH., yang memberikan perspektif akademik dan praktis mengenai perkembangan hukum bisnis digital. Diskusi diarahkan pada berbagai peluang sekaligus tantangan yang muncul, mulai dari transaksi elektronik, perlindungan konsumen, keamanan data, kontrak digital, hingga kebutuhan regulasi yang mampu mengikuti inovasi tanpa menghambat pertumbuhan ekonomi digital.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Dekan Fakultas Hukum UNDHI, Dr. Muh. Chotib, SH., MH., serta Kaprodi Magister Hukum, Dr. Abu Nawas, SH., M.Si. Kehadiran jajaran pimpinan fakultas dan program studi memperlihatkan keseriusan UNDHI dalam membangun ekosistem pendidikan hukum yang dinamis, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan profesi serta perkembangan dunia usaha.

Bagi mahasiswa baru, kuliah umum ini sekaligus menjadi momentum awal untuk mengenal atmosfer akademik Pascasarjana UNDHI. Sebanyak 60 mahasiswa mendapatkan kesempatan membangun jejaring akademik, berdiskusi dengan narasumber, serta memperluas perspektif mengenai persoalan hukum yang semakin kompleks di tengah transformasi digital. UNDHI tidak hanya menawarkan ruang belajar, tetapi juga menghadirkan pengalaman akademik yang dekat dengan persoalan nyata di masyarakat dan dunia profesional.

Di sisi lain, UNDHI juga terus memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi melalui Program Beasiswa Subsidi 1000 Mahasiswa untuk jenjang S1. Saat ini telah dibuka Gelombang 2, dengan kesempatan pendaftaran hingga akhir Oktober 2026. Program tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen UNDHI untuk membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas, termasuk bagi karyawan serta anggota TNI dan Polri yang ingin meningkatkan kompetensi dan melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana.

Dengan semangat “Kuliah Berkualitas, Masa Depan Lebih Terarah”, Universitas Dharma Indonesia terus memosisikan diri sebagai kampus yang adaptif terhadap perubahan, memperkuat kualitas akademik, dan membuka akses pendidikan bagi masyarakat. Bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi S1 maupun profesional yang ingin mengembangkan kapasitas akademiknya, UNDHI membuka ruang untuk tumbuh, belajar, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan di era digital.