BEKASI, 29 Oktober 2026 — Universitas Dharma Indonesia (UNDHI) dan Universitas Panca Sakti Bekasi resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan kesepakatan bersama yang dilaksanakan di Kampus Universitas Panca Sakti Bekasi, Kamis (29/10/2026). Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antarlembaga pendidikan tinggi dalam mengembangkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian integral dari Tridharma Perguruan Tinggi.

Penandatanganan kerja sama tersebut dihadiri oleh Rektor Universitas Dharma Indonesia, Dr. Budi Ilham Maliki, S.Pd., M.M., M.Pd., dan perwakilan Universitas Panca Sakti Bekasi, Zaharuddin, S.E., M.M., Ph.D.

Kolaborasi ini mencerminkan komitmen kedua institusi untuk membangun ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu serta relevansi perguruan tinggi di tengah perubahan sosial, ekonomi, teknologi, dan kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis.

Zaharuddin: Perguruan Tinggi Harus Dinamis Menghadapi Perubahan Zaman

Dalam kesempatan tersebut, Zaharuddin, S.E., M.M., Ph.D., menekankan pentingnya kemampuan perguruan tinggi dalam merespons perubahan dan dinamika zaman. Menurutnya, institusi pendidikan tinggi tidak dapat berjalan dengan pola yang statis, tetapi harus terus beradaptasi melalui inovasi, penguatan tata kelola, dan peningkatan daya saing.

Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan jumlah mahasiswa sebagai salah satu sumber utama keberlangsungan dan pengembangan perguruan tinggi. Oleh karena itu, perguruan tinggi perlu memperkuat strategi penerimaan mahasiswa baru, meningkatkan kualitas layanan akademik, serta menghadirkan program pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Pandangan tersebut menegaskan bahwa pengembangan perguruan tinggi harus dilakukan secara komprehensif. Peningkatan jumlah mahasiswa perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pembelajaran, kompetensi lulusan, reputasi institusi, dan kepercayaan publik.

Rektor UNDHI: Kolaborasi Harus Menghasilkan Dampak Nyata bagi Kemajuan Pendidikan

Sementara itu, Rektor Universitas Dharma Indonesia, Dr. Budi Ilham Maliki, S.Pd., M.M., M.Pd., menyampaikan bahwa kerja sama ant perguruan tinggi bukan sekadar pemenuhan aspek administratif atau seremoni kelembagaan, melainkan harus menjadi instrumen strategis untuk menghasilkan kemajuan akademik yang terukur dan berkelanjutan.

Menurutnya, tantangan pendidikan tinggi saat ini menuntut setiap institusi untuk meninggalkan pola kerja yang berjalan sendiri-sendiri dan mulai membangun kolaborasi yang produktif, terbuka, serta saling menguatkan.

“Perguruan tinggi tidak bisa berkembang hanya dengan mengandalkan kekuatan internal. Kita harus membangun sinergi, memperluas jejaring, dan membuka ruang kolaborasi agar potensi masing-masing institusi dapat dikembangkan secara optimal. Kerja sama ini harus menjadi langkah nyata untuk meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat penelitian, dan menghadirkan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi harus menjadi orientasi utama dalam setiap kemitraan yang dibangun. Kerja sama idealnya tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi dilanjutkan dengan program-program konkret yang melibatkan dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, dan pemangku kepentingan terkait.

Dalam bidang pendidikan, kolaborasi dapat diarahkan pada pengembangan pembelajaran inovatif, pertukaran pengetahuan, peningkatan kompetensi dosen, serta penguatan kualitas lulusan. Dalam bidang penelitian, kemitraan dapat dikembangkan melalui riset kolaboratif, publikasi ilmiah, dan pengembangan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, kedua institusi memiliki peluang untuk menginisiasi program pemberdayaan masyarakat yang berbasis keilmuan, kebutuhan lokal, dan solusi atas berbagai persoalan sosial.

Membangun Perguruan Tinggi yang Adaptif, Kompetitif, dan Berkelanjutan

Lebih lanjut, Budi Ilham Maliki menegaskan bahwa peningkatan daya saing perguruan tinggi harus dilakukan melalui keseimbangan antara kualitas akademik, penguatan kelembagaan, inovasi, dan strategi pengembangan mahasiswa.

Menurutnya, jumlah mahasiswa memang menjadi salah satu indikator penting bagi keberlanjutan institusi. Namun, pertumbuhan tersebut harus ditopang oleh kualitas layanan pendidikan, tata kelola yang profesional, program studi yang relevan, serta kemampuan perguruan tinggi dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan berintegritas.

“Kita harus memiliki cara pandang yang visioner. Perguruan tinggi yang kuat bukan hanya perguruan tinggi yang mampu meningkatkan jumlah mahasiswanya, tetapi juga yang mampu menjaga kualitas, menghasilkan karya ilmiah, membangun reputasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kuantitas harus tumbuh bersama kualitas,” tegasnya.

Ia juga memandang bahwa kemitraan ant perguruan tinggi merupakan peluang untuk mempercepat transformasi institusi melalui pertukaran praktik baik, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan potensi masing-masing lembaga.

Bagi UNDHI, kerja sama dengan Universitas Panca Sakti Bekasi merupakan bagian dari upaya memperluas jejaring kelembagaan dan membangun kemitraan yang produktif dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi.

Dari Kesepakatan Menuju Implementasi Program

Penandatanganan kerja sama ini diharapkan menjadi awal dari berbagai program kolaboratif yang dapat memberikan nilai tambah bagi kedua institusi. Implementasi kemitraan perlu diterjemahkan ke dalam rencana kegiatan yang jelas, indikator keberhasilan yang terukur, serta evaluasi berkala untuk memastikan manfaatnya dapat dirasakan secara nyata.

Melalui sinergi tersebut, kedua perguruan tinggi diharapkan mampu memperluas peluang pengembangan akademik, meningkatkan kapasitas dosen dan mahasiswa, serta memperkuat kontribusi pendidikan tinggi terhadap pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Kerja sama ini sekaligus menegaskan bahwa masa depan perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan masing-masing institusi dalam mengelola sumber dayanya, tetapi juga oleh kemampuannya membangun kolaborasi yang relevan, berkelanjutan, dan berdampak.

Dengan semangat kolaborasi dan komitmen terhadap pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, Universitas Dharma Indonesia dan Universitas Panca Sakti Bekasi diharapkan dapat melangkah bersama dalam membangun pendidikan tinggi yang semakin berkualitas, adaptif terhadap perubahan, dan mampu menjawab tantangan masa depan.