
TANGERANG – Universitas Dharma Indonesia (UNDHI) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas penelitian dan budaya akademik melalui kegiatan diseminasi proses penelitian yang menghadirkan reviewer eksternal dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) Hibah BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Kegiatan ini menghadirkan Assoc. Prof. Dr. Bd. Marthia Ikhlasiah, S.ST., S.K.M., M.K.M. sebagai reviewer eksternal untuk memberikan evaluasi, masukan akademis, serta penguatan terhadap pelaksanaan penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti Program Studi Analisis Kesehatan Universitas Dharma Indonesia.
Penelitian yang menjadi fokus dalam kegiatan tersebut berjudul “Peran Faktor Genetik pada Perkembangan ISPA pada Balita di Kabupaten Tangerang.” Penelitian ini diketuai oleh Ratih Ajeng Miarsih, M.Biomed., dengan anggota peneliti Elvira Purnamasari, M.K.M., dan Apt. Hj. Nurhayati, M.Farm.
Topik penelitian tersebut memiliki relevansi penting bagi pengembangan ilmu kesehatan, khususnya dalam memahami faktor-faktor yang berkaitan dengan kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada balita. Kajian mengenai faktor genetik diharapkan dapat memperkaya perspektif ilmiah dalam memahami kerentanan terhadap penyakit, sekaligus menjadi landasan bagi pengembangan penelitian kesehatan yang lebih mendalam dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Kehadiran reviewer eksternal menjadi bagian penting dalam menjaga mutu pelaksanaan penelitian, memastikan kesesuaian antara tujuan dan proses penelitian, serta mendorong penguatan metodologi, kualitas luaran, dan akuntabilitas penggunaan hibah penelitian. Melalui forum diseminasi ini, tim peneliti juga memperoleh ruang untuk memaparkan perkembangan penelitian, mendiskusikan tantangan yang dihadapi, serta menerima rekomendasi konstruktif untuk penyempurnaan pelaksanaan dan hasil penelitian.
Rektor UNDHI Apresiasi Tim Peneliti dan Dorong Penguatan Budaya Riset
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Rektor Universitas Dharma Indonesia, Dr. Budi Ilham Maliki, S.Pd., M.M., M.Pd., yang menyampaikan apresiasi atas komitmen tim peneliti dalam menjalankan penelitian melalui pendanaan Hibah BIMA Kemdiktisaintek.
Dalam arahannya, Rektor menegaskan bahwa penelitian merupakan salah satu pilar utama perguruan tinggi yang harus terus dikembangkan secara terencana, berkualitas, dan berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan memperoleh hibah penelitian tidak hanya menjadi capaian bagi dosen yang bersangkutan, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam membangun reputasi akademik dan meningkatkan daya saing institusi.
Rektor juga menekankan pentingnya menjadikan kegiatan monitoring dan evaluasi sebagai sarana pembelajaran akademik, bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif. Masukan dari reviewer eksternal perlu dimanfaatkan untuk memperbaiki kualitas penelitian, memperkuat integritas ilmiah, dan memastikan bahwa hasil penelitian memiliki kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan maupun pemecahan persoalan di masyarakat.
“Saya mengapresiasi tim peneliti Program Studi Analisis Kesehatan yang telah berupaya mengembangkan penelitian melalui Hibah BIMA. Saya berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas riset, memperkuat kolaborasi akademik, serta menghasilkan luaran penelitian yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” demikian pesan Rektor dalam kegiatan tersebut.
Lebih lanjut, Rektor berharap semakin banyak dosen UNDHI yang aktif mengembangkan proposal penelitian, memanfaatkan peluang pendanaan kompetitif, serta membangun kolaborasi dengan peneliti dan institusi eksternal. Penguatan budaya riset, menurutnya, harus menjadi bagian dari transformasi akademik UNDHI agar pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi berjalan semakin optimal.
Memperkuat Peran UNDHI dalam Pengembangan Ilmu Kesehatan
Pelaksanaan diseminasi dan Monev dengan melibatkan reviewer eksternal mencerminkan upaya Universitas Dharma Indonesia dalam membangun tata kelola penelitian yang terbuka terhadap evaluasi, mengedepankan mutu, dan berorientasi pada peningkatan kualitas akademik.
Bagi Program Studi Analisis Kesehatan, penelitian mengenai peran faktor genetik pada perkembangan ISPA pada balita di Kabupaten Tangerang juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kontribusi keilmuan di bidang kesehatan, khususnya melalui penelitian yang berangkat dari persoalan kesehatan masyarakat.
Ke depan, UNDHI diharapkan semakin konsisten mendorong dosen untuk menghasilkan penelitian yang tidak hanya memenuhi standar akademik dan luaran hibah, tetapi juga berpotensi dikembangkan menjadi publikasi ilmiah, rekomendasi berbasis bukti, serta kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Melalui komitmen pimpinan, dedikasi tim peneliti, dan evaluasi profesional dari reviewer eksternal, Universitas Dharma Indonesia terus melangkah menuju perguruan tinggi yang menjadikan penelitian sebagai kekuatan strategis dalam pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kualitas pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat.

